lidah kita lebih tajam daripada PEDANG !

Dapatkah kita menghitung setiap kata yang keluar dari mulut kita? Bukankah itu tak mungkin ?Dan saat apa yang keluar dari mulut kita itu apakah semuanya baik ? Apakah kita sudah dapat mengkontrolnya dengan benar ? Bagaimana jika saat kita berkata-kata kita mengeluarkan sesuatu yang kasar dan melukai orang lain ? Gambar

Disini mungkin bukan hanya Anda yang mengalami seperti itu! Mungkin saya juga mengalami hal yang sama. Hanya saja mari kita bersama-sama memperbaiki diri masing-masing.

Kita sebisa  mungkin harus menahan apa yang kita katakan jika itu dirasa tidak perlu. Lebih baik diam dari pada salah atau menyakiti hati orang lain. Namun, bagaimana jika kita para wanita yang bahkan apabila hanya berumpul dengan seorang teman saja banyak menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bergunjing ? Padahal kita tabu bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda “Dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka, tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat Lagi Maha Penyanyang.” (QS. Al-Hujurat: 12). Berarti, saat kita bergibah secara tidak langsung sekarang kita tengah memakan bangkai saudara kita sendiri.

Lalu bagaimana dengan perkataan kita yang dapat menyakiti orang lain ? kemanakah obat hendak dicari bila lidah melukai hati?

 “Lidah itu lebih tajam dari pedang, bahkan pedang tertajam di dunia sekalipun karena lidah dapat melukai hati tanpa menyentuhnya…”

Sungguh betapa sakit dan perihnya hati kita saat tergores oleh tajamnya lidah.Karena ujung lidah itu tak bertuan, bahkan lebih tajam dari ujung tombak. Sehingga luka akibat lidah lebih sulit untuk disembuhkan daripada luka akibat tombak.

“Barangsiapa yang menyebut-nyebut seseorang dengan suatu yang jelek dengan maksud untuk mencelanya ,maka Allah akan memenjarakannya dalam api neraka jahannam, sehingga ia dapat membuktikan apa yang ia katakan” (HR Ath-Thabrani)

“Cegahlah mulut kalian dari ucapan yang menyakitkan kaum muslimin” (HR Ath-Thabrani dari Sahal Ibnu Sa’ad)

Dengan demikian marilah kita bersama sama berusaha untuk mengendalikan lidah kita dan jangan sampai lidah kita menyakiti orang lain yang akan mengantarkan kita ke dalam api neraka.

 

notes : Sebenarnya saya nulis artikel ini juga masih merasa takut karena saya sendiri juga belum bisa untuk tidak melakukan hal tersebut. Namun sebisa mungkin saya membagikan hal ini. Semoga dengan begini kita akan menjadipribadi yang lebih baik !:D

Tentang shaflame

assalamualaikum wr.wb haii semuanya.. 'o')/ lahir di Ngawi, 13 April 1999 dengan nama Yuhanida Ratnasari semoga semua yang ada di sini bermanfaat untuk semuanya.. :D
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s